Sejarawan Sebut Pandemi Virus Corona Mirip dengan Flu Spanyol, Kampanye Protokol Kesehatan Digalakan

- 2 Agustus 2020, 20:24 WIB
Dua orang wanita sedang mengenakan masker pelindung wajah saat pandemi Flu Spanyol melanda.* /NDTV/

PR KARAWANG – Sejarawan dari Universitas Indonesia Tri Wahyuning M Irsyam mengungkapkan bahwa pandemi virus corona yang kini hampir menjadi masalah utama seluruh negara di dunia nyaris serupa dengan Flu Spanyol yang terjadi pada tahun 1918 silam.

Tri menjelaskan, saat itu Pemerintah Hindia Belanda gencar memberikan menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan antara lain mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, melakukan karantina mandiri, menjaga kebersihan seperti ajuran WHO kini.

Dengan teknologi yang masih terbatas, imbauan dan sosialisasi dilakukan dengan cara kampanye menggunakan mobil lembaga kesehatan.

Baca Juga: Cek Fakta: Jokowi Dikabarkan Gelar Pertemuan dengan Petinggi Tiongkok, Dituding Meminta Gaji Bulanan

“Secara rutin berkeliling kota dan dia (petugas kampanye) seolah-olah mengingatkan bahwa ini adalah penyakit  yang sifatnya mematikan. Itu yang disampaikan terus menerus,” tutur Tri dikutip Pikiranrakyat-karawang.com dari BNPB.

loading...

Demi mengoptimalkan sosialisasi terkait ancaman Flu Spanyol, Pemerintah Hindia Belanda juga sempat menerbitkan buku berjudul “Lelara Influenza”, artinya Penyakit Influenza yang diterbitkan oleh Balai Pustaka. Meski gerakan membaca belum mulai digaungkan, buku Lelara Influenza cukup popular.

Buku tersebut disampaikan kembali dengan metode pewayangan oleh para dalang agar masyarakat mudah memahami influenza.

“Ada data yang menunjukkan bahwa tingkat peminjaman buku itu pada tahun 20 sampai 23 itu cukup signifikan. Tinggi, 3.000,” tutur Tri.

Baca Juga: Jalani Isolasi di RS dan Karantina di Rumah, Apakah Pasien Covid-19 Punya Hak Pilih di Pilkada 2020?

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: BNPB


Tags

Komentar

Terkini

Artikel Rekomendasi

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X