2 Agustus Diprediksi Jadi Puncak Arus Balik, Dishub: Pilih Hari Lain, Hindari Kepadatan Lalu Lintas

- 31 Juli 2020, 17:31 WIB
Ilustrasi mudik: Arus balik lebaran Idul Adha diprediksi naik hingga 39 persen oleh Wakapolri, polisi lakukan serangkaian upaya agar tidak terjadi kemacetan. /Korlantas

PR KARAWANG – Berdasarkan pantauan Dinas Perhubungan, memasuki masa libur panjang Hari Raya Iduladha 1441 Hijriah terjadi kepadatan arus lalu lintas yang cukup signifikan. Kepadatan tersebut dilaporkan mulai meningkat sejak Senin 27 Juli 2020.

Tercatat kenaikan sebesar 0,3 persen atau 123.764 kendaraan pada 27 Juli 2020, 7,4 persen atau 132.494 kendaraan pada 28 Juli 2020, 18 persen atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli 2020 yang keluar dari sejumlah tol di Jakarta.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, kepadatan arus lalu lintas tersebut dialami sejumlah tol antara lain Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.

Sedangkan pada arah sebaliknya, kepadatan kendaraan menuju gerbang masuk Jakarta juga mengalami kenaikan sebesar 16-18 persen, terpantau melalui keempat gerbang tol yang sama.

Baca Juga: Resep Lamb Kofta, Daging Kambing Cincang Khas Timur Tengah Dipadu Yoghurt, Bisa Anda Buat di Rumah

loading...

“Meski terjadi peningkatan arus lalu lintas arah dari dan ke Jakarta. Namun berdasarkan hasil pantauan kami, volume lalu lintas pada masa Iduladha tahun 2020 ini cenderung menurun jika dibandingkan pada tahun 2019 lalu,” tutur Budi Setiyadi dikutip Pikiranrakyat-karawang.com dari Portal Informasi Indonesia.

Demi menghindari lonjakan kendaraan yang dapat menimbulkan kemacetan, Dinas Perhubungan mengimbau agar masyarakat benar-benar merencanakan perjalanan arus balik dan menyesuaikan waktu.

Salah satunya dengan menghindari perjalanan pulang pada Minggu 2 Agustus 2020 mendatang, Budi Setiyadi menjelaskan hari terakhir libur panjang Hari Raya Iduladha diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan baik menuju maupun dari arah Jakarta.

“Harapan kami masyarakat dapat mengantisipasi kepadatan jalanan sehingga tidak bersamaan kembali ke kota asal atau ke Jakarta pada hari yang sama. Sebaiknya menghindari perjalanan balik pada hari minggu supaya tidak terjadi kepadatan,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: Portal Informasi Indonesia


Tags

Komentar

Terkini

Artikel Rekomendasi

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X