Cek Fakta: Jadi Korban Bully Warganet, Mark Zuckerberg Dikabarkan Akan Tarik Facebook dari Indonesia

- 27 Juli 2020, 13:29 WIB
CEO Facebook Mark Zuckerberg, 23 Oktober 2019. REUTERS/Erin Scott TPX IMAGES OF THE DAY /.*/Reuters

PR KARAWANG – Beredar kabar di media sosial mengenai pernyataan CEO Facebook Mark Zuckerberg baru saja melayangkan ancaman untuk berhenti mengoperasikan platform mereka di Indonesia usai menerima beragam cibiran dari warganet.

Klaim tersebut ramai diperbincangkan usai tangkapan layar artikel berjudul “Mark Zuckerberg Ancam Tututp Facebook di Indonesia Karena Kerap Dibully Netizen” yang dirils pada 3 Juli 2020 pukul 18.00 WIB.

Dikutip Pikiranrakyat-karawang.com, Jabar Saber Hoaks menyatakan klaim tersebut merupakan informasi yang keliru.

Berdasarkan penelusuran, tangkapan layar artikel yang beredar luas di Facebook itu adalah hasil suntingan yang judul aslinya telah diubah secara sengaja oleh oknum tak bertanggung jawab.

Baca Juga: Cek Fakta: Tiongkok Dikabarkan Sengaja Jadikan Indonesia Kelinci Percobaan Uji Klinis Vaksin Corona

loading...

Artikel asli dengan tanggal rilis yang sama berjudul “Mark Zuckerberg Yakin Gerakan Pengiklan Boikot Facebook Segera Berakhir”.

Hingga saat ini, Mark Zuckerberg tidak pernah menyatakan Facebook akan dicabut dari Indonesia termasuk atas dugaan rumor sebagai korban bully dari warganet.

Saat itu Facebook diboikot oleh perusaan ternama yang memasang iklan setelah dituding tak mampu mengendalikan ujaran kebencian yang bertebaran bebas di platform miliknya.

Tak lama usai Starbucks dan Coca Cola mengatakan ingin menarik iklan mereka di Facebook, Mark Zuckerberg sempat menganggap ancaman tersebut sebagai masalah komunikasi semata bukan kecaman yang dapat merusak reputasi platform yang sudah dikembangkannya sejak tahun 2004 lalu itu

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: Jabar Saber Hoaks


Tags

Komentar

Terkini

Artikel Rekomendasi

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X