Cek Fakta: Anies Baswedan Dikabarkan Menghilang Usai Kisruh PPDB 2020 Pecah dan Orang Tua Gelar Demo

- 4 Juli 2020, 16:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. /Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional/covid19.go.id

PR KARAWANG – Beredar rumor di media sosial yang menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghilang dari hadapan publik, tak berselang lama setelah polemik mengenai PPDB 2020 menjadi masalah utama menjelang tahun ajaran baru.

Akun Facebook Diandra Diandra mengunggah foto Gubernur Anies Baswedan disertai dengan narasi “Berita Orang Hilang. Telah hilang Gubernur DKI yang biasanya konferensi pers, kini mendadak entah di mana sejak kisruh PPDB DKI. Dicari oleh ribuan orang tua siswa karena tidak pernah muncul.”

Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan, dikutip Pikiranrakyat-karawang.com, klaim tersebut merupakan informasi yang salah.

Baca Juga: Cek Fakta: Joko Widodo Dikabarkan Akui Gagal dan Perlihatkan Kelemahannya Sebagai Presiden RI

Narasi dalam unggahan yang mendapat 69 likes, 44 komentar, dan 2 kali dibagikan itu keliru, faktanya Gubernur Anies Baswedan hingga kini terus muncul di hadapan publik.

loading...

Klaim tersebut dibuat sebagai sindiran kepada Pemprov DKI Jakarta yang dianggap memprioritaskan anak berusia lebih tua dalam sistem zonasi PPDB 2020.

Beberapa waktu lalu, setelah adanya aksi demonstrasi damai yang dilakukan orang tua siswa terkait PPDB DKI Jakarta 2020, Anies Baswedan hadir dalam konferensi pers untuk mengumumkan kebijakan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi selama 14 hari ke depan terhitung sejak tanggal 2 Juli 2020.

Kebijakan tersebut disampaikan Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta berdasarkan hasil pertimbangannya bersama pemerintah setempat dan gugus tugas.

Baca Juga: Cek Fakta: WHO Dikabarkan Dalangi Lonjakan Kasus di Brazil, RS Tak Merawat Satupun Pasien Corona

Halaman:

Editor: Ahlaqul Karima Yawan

Sumber: Kominfo


Tags

Komentar

Terkini

Artikel Rekomendasi

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X